Belajar

Belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya  sendiri dari interaksi dengan lingkungannya. Menurut  Dimyati (2006:7), belajar merupakan tindakan dan perilaku siswa yang kompleks, sebagai tindakan maka belajar hanya dialami oleh siswa sendiri. Proses belajar terjadi berkat siswa memperoleh sesuatu yang ada di lingkungan sekitar. Sedangkan menurut Djamarah (2008 : 13) belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif, dan psikomotor.

Yang dimaksud belajar adalah perubahan murid dalam bidang material, formal serta fungsional pada umumnya dan bidang intelektual pada khususnya. Belajar merupakan suatu perubahan pada sikap dan tingkah laku yang lebih baik, tetapi kemungkinan mengarah pada tingkah laku yang lebih buruk. Dengan kata lain definisi belajar adalah suatu proses lahir maupun batin pada diri individu untuk memperoleh pengalaman baru dengan jalan mengalami atau latihan.

Menurut Pribadi (2009:6), belajar adalah kegiatan yang dilakukan oleh sesorang agar memiliki kompetensi berupa keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Berbicara mengenai belajar, menurut Robert M. Gagne dalam (Pribadi, 2009:6) belajar dapat diartikan sebagai “A natural process that leads to changes in what we know, what we can do, and how we behave.” Belajar juga dipandang sebagai proses alami yang dapat membawa perubahan pada pengetahuan, tindakan, dan prilaku seseoarang. Sedangkan menurut Robert Heinich dkk dalam (Pribadi, 2009:6) belajar merupakan sebuah proses pengembangan pengetahuan keterampilan dan sikap yang terjadi manakala seseorang melakukan interaksi secara intensif dengan sumber- sumber belajar.

Terkait dengan pengertian belajar, Menurut Soemanto (2006:103), banyak orang yang beranggapan bahwa yang dimaksud dengan belajar adalah mencari ilmu atau menuntut ilmu. Ada lagi yang secara lebih khusus mengartikan belajar adalah menyerap pengetahuan. Ini berarti, bahwa orang mesti mengumpulkan fakta-fakta sebanyak-banyaknya. Perbedaan pendapat orang tentang arti belajar disebabkan karena adanya kenyataan, bahwa perbuatan belajar itu sendiri bermacam-macam. Banyak jenis kegiatan yang oleh kebanyakan orang dapat disepakati sebagai perbuatan belajar misalnya menirukan ucapan kalimat, mengumpulkan pembendaharaan kata, mengumpulkan fakta-fakta, menghafalkan lagu, menghitung, mengerjakan soal-soal metematik, dan sebagainya. Tidak semua kegiatan dapat tergolong sebagai kegiatan belajar misalnya melamun, marah, menjiplak, dan menikmati hiburan.

Dari uraian di atas dapat disumpulkan bahwa belajar adalah proses kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam mencapai pengetahuan atau menyerap ilmu pengetahuan dari sumber-sumber belajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: